Nabi Musa Mengejar Batu yang Lari

 NABI MUSA MENGEJAR BATU YANG LARI

Dari Abu Hurairah berkata

Rasulullah radhiallahu'anhu, ia bersabda, "Pada suatu hari Musa menyendiri, lalu meletakkan pakaiannya di atas sebuah batu, kemudian ia mandi. Setelah selesai mandi, ia hendak mengambil kembali pakaiannya, tetapi tiba-tiba batu itu berlari membawa pakaiannya. 

Maka Musa mengambil tongkatnya dan mengejar batu itu sambil berkata, 'Pakaianku, wahai batu! Pakaianku, wahai batu!' Hingga akhirnya ia sampai ke sekumpulan orang dari Bani Israil, lalu mereka melihat Musa dalam keadaan telanjang, dengan tubuh yang sangat sempurna sebagaimana ciptaan Allah. 

Dengan demikian Allah membersihkan Musa dari tuduhan-tuduhan mereka. 

Batu itu pun berhenti, lalu Musa mengambil pakaiannya, memakainya kembali, dan memukul batu itu dengan tongkatnya. 

Demi Allah, pada batu itu benar-benar terdapat bekas pukulan Musa, tiga, empat, atau lima bekas pukulan."
(Hadis riwayat Bukhari. 3152)

Ada beberapa hikmah utama yang bisa diambil dari hadis ini:
 
 Hikmah Utama
 
1. Kemuliaan Para Nabi
Allah menjaga kehormatan para nabi dan menunjukkan keistimewaan mereka. Kisah ini membuktikan bahwa Musa 'alaihis salam tidak memiliki cacat, melainkan hanya menjaga aurat dengan ketat, hingga Allah memberikan bukti kepada Bani Isra'il agar mereka tidak menyalahpahami.

2. Pentingnya Menjaga Aurat
Musa selalu mandi sendiri untuk menghindari terlihat auratnya, bahkan dari kaumnya sendiri. Ini menjadi contoh tentang pentingnya menjaga kehormatan diri sesuai dengan ajaran agama.

3. Larangan Menyakiti atau Merendahkan Para Nabi
Turunnya ayat QS. Al-Ahzab: 69 setelah peristiwa ini menunjukkan bahwa Allah tidak menyukai orang yang menyakiti atau meragukan kebaikan para nabi. Kita harus selalu menghormati semua utusan Allah.

4. Kekuasaan Allah atas Segala Sesuatu
Batu yang bisa berlari adalah bukti bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah. Ia bisa menjadikan benda mati bergerak sesuai dengan kehendak-Nya untuk mencapai tujuan yang baik.

📝.Tulisan kisah hikmah Umiasiah 
 
 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kesabaran Urwah bin Az-zubair yang tak Tertandingi. bagian 1.

Kekuatan Sabar Dalam Menghadapi Ujian Hidup

Kamu Sudah Terlalu Dekat Untuk Menyerah